Safridah

Guru Bahasa Inggris MTsn 3 Pekanbaru Riau...

Selengkapnya
Ramadhon Dalam Denyut Nadi

Ramadhon Dalam Denyut Nadi

Lanjut ya...

Kegiatan tadarussan yang aku jalani tahun ini mengingatkanku sebuah mushalla terdekat dari rumah kami beberapa tahun silam. Aku , adik adik , ayah dan ibu melaksanakan ibadah ramadhon disana dengan kondisi mushalla yang belum disentuh oleh penerangan listrik. Shalat diterangi lampu togok dan serongkeng yang disiapkan oleh pengurus mushalla. Namun tak menyurutkan ibadah sampai jam sebelas malam. Kami sekeluarga adalah peserta tadarrusan yang setia menghidupkan suasana ramadhon di mushalla gelap tersebut sampai bulan Ramadhon berakhir.

Seiring tahun berjalan dan perkembangamasyarakat disekitarnya, mushallapun mendapat bantuan pembangunan sehingga kami tidak harus beribadah dalam terangnya lampu togok dan serongkeng lagi.Aku dan keluarga tetap menjadi peserta tadarrusan yang setia hingga keluargaku pindah Pekanbaru.

Ketika di Pekanbaru, kembali memori terulang. Aku dan keluarga melakukan ibadah malam Ramadhon tanpa penerangan lampu memadai namun sdh ada kemajuan sedikit. Walau belum terjamah lampu listrik . Penduduk yang masih sedikit tinggal didaerah tersebut menggunakan aki untuk tenaga listriknya . Tentu saja lampunya akan padam seketika akinya habis. Dan kembali shalat tarawih , witir dan tadarrusan berlanjut dengan penerangan lampu togok dan serongkeng. NAMUN, keadaan ini berlangsung dalam tahun pertama kepindahan keluargaku disana. Tahun tahun selanjutnya kondisi mushalla dan penerangan semakin baik berkat bantuam pengurus yang giat mencari bantusn pembangunan dari pemerintah

Aku adik adik ayah dan ibu terus menjalani ibadah malam Ramadhon dengan kondisi tempat ibadah semakin nyaman dari tahun ke tahun.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

search